Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2019

Langkah Setting DHCP Server pada Debian 8

Untuk melakukan Instalasi aplikasi DHCP Server pada debian 8, ketikkan perintah :
apt-get install isc-dhcp-server

Lakukan konfigurasi pada DHCP apps dengan menggunakan perintah : nano  /etc/dhcp/dhcpd.conf
Lakukan konfigurasi sesuai dengan range IP yang diinginkan, kemudian hapus simbol # supaya konfigurasi dapat terbaca oleh OS. Lihat gambar dibawah !
Apabila sudah dikonfigurasi, hasilnya adalah sebagai berikut, maksud dari konfigurasi dibawah adalah IP yang akan dibagikan ke Client adalah antara 192.168.100.1 sampai 192.168.100.100
Lakukan aktifasi supaya DHCP server dapat berjalan dengan baik dengan mengetikkan perintah : /etc/init.d/isc-dhcp-server  restart

Langkah Setting IP pada Debian 8

Untuk melakukan setting IP pada debian, kita harus login sebagai ROOT atau Administrator. Ketikkan root, kemudian tekan ENTER, masukkan password ROOT anda ! saat memasukkan password ROOT, sistem operasi tidak akan menampilkan huruf seperti gambar dibawah. Langsung tekan ENTER untuk melanjutkan.
Jika muncul seperti dibawah, artinya kita sudah login sebagai ROOT.
Untuk melakukan setting IP, ketikkan perintah nano  /etc/network/interfaces Kemudian tekan ENTER
Ubah setting seperti gambar dibawah: auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.100.1 netmask 255.255.255.0 Jika sudah selesai simpan dengan menggunkan kombinasi keyboard CTRL + X
Kemudian Tekan Y pada keyboard
Jika sudah, tekan ENTER pada keyboard
Setelah setting IP selesai, kita harus melakukan restart pada Network Debian kita, ketikkan perintah: /etc/init.d/networking  restart kemudian tekan ENTER
Untuk melihat hasilnya, kita ketikan perintah IFCONFIG. IFCONFIG digunakan untuk melakukan pengecekan IP Address pada debian 8 ifconfig

Langkah Instalasi Debian 8

Pilih Menu Install !
Pada menu "Pilih Bahasa Instalasi" gunakan bahasa yang ingin digunakan !
Pilih lokasi negara anda berada ! Misalkan Indonesia
Untuk jenis keyboard yang beredar di Indonesia, kebanyakan menggunakan tipe American English (US). Sehingga anda harus memilih American English !
Tunggu hingga proses loading!
Kita tidak perlu melakukan konfigurasi network saat instalasi, sehingga pada menu dibawah pilih Yes. Artinya kita tidak perlu melakukan konfigurasi network untuk saat ini.
Begitu pula dengan Name Server atau DNS, kita lewati saja dengan menekan tombol ENTER pada keyboard.
Hostname bisa kita ganti sesuai keinginan kita, misal dimasukan "Debian" , "Faisal", dan sebagainya.
Domain tidak perlu kita isi untuk saat ini, sehingga kita langsung tekan ENTER pada keyboard.
Pada menu ROOT Password kita wajib mengisikannya, tujuanya adalah untuk keamanan sistem operasi yang kita bangun. Isikan sesuai keinginan, yang penting mudah dihafalkan !
Menu d…

Tutorial Membuat Repositori Lokal Pada Debian 8.3

Pada tulisan ini akan dibahas bagaimana membuat repository lokal Debian 8.3 di jaringan komputer lokal (LAN) yang nantinya dapat digunakan untuk menginstall Linux Debian 8.3 dan aplikasinya lewat jaringan lokal sehingga lebih praktis dan cepat. Keperluan yang harus disiapkan: Langkah-langkahnya:
Upload ketiga file ISO DVD Debian 8 ke Linux Debian yang akan kita gunakan sebagai server repository lokal. Paling mudah dapat menggunakan program WinSCP.Install paket webserver apache, debian package dan rsyncapt-get install apache2 dpkg-dev rsyncBuat folder baru di Debian dengan nama /repo (atau nama lain menyesuaikan saja). Folder ini nanti digunakan untuk menampung file repository Debian 8 kita. Kemudian buat folder baru juga untuk melakukan mount file ISO DVD dengan nama dvd1, dvd2 dan dvd3 di /media (nama folder dvd1, dvd2 dan dvd3 dapat menggunakan nama lain)mkdir /repomkdir /media/dvd1mkdir /media/dvd2mkdir /media/dvd3mkdir -p /repo/pool/mkdir -p /repo/dists/jessie/main/binary-i386/mkd…

Penerapan Ujian Berbasis Komputer dan Android untuk Sekolah

Kami telah menerapkan ujian berbasis komputer dan android pada event UAS dan UKK di SMKN 1 Panggungrejo. Total jumlah siswa yang ujian adalah 1008 siswa. Terbagi menjadi 3 sesi, dimana tiap sesi dapat menangani kurang lebih 350 siswa. Software dan hardware yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
HardwarePC Server Intel Xeon, RAM 32 GB, SSDRouter RB750gr3Router CAP sebanyak 14 buahKabel LANSoftwareServer menggunakan AIO CBT berbasis MoodleClient menggunakan exambrowser (PC dan Android) Software dapat didownload melalui link berikut (Google Drive) : Download AIOCBT Berbasis Moodle